Thursday, December 9, 2021

Zaid bin Haritsah

Panglima kesayangan Rasulullah...
Karya : Dzikry el-Hans


Zaid bin Haritsah adalah anak angkat Rasulullah. Pada perang Mu'tah, Zaid menjadi  panglima perangnya, dan pada perang itu pula Zaid gugur sebagai Syuhada.

Sebelum Islam datang, kehidupan bangsa Arab sangat keras dan kejam. Perbudakan merajalela. Perampokan sering dilakukan orang-orang Badui di desa-desa yang sepi.

Suatu hari, serombongan kafilah berangkat ke Syam. Dalam rombongan itu ada seorang perempuan bernama Su'da yang serta. Dia menggendong putranya yang masih kecil bernama Zaid, ia akan mengunjungi keluarganya di Bani Ma'an dan suaminya Haritsah tidak itu karena ada pekerjaan didesanya.

Setelah melalui perjalanan panjang akhirnya tibalah di Bani Ma'an dan disambut dengan pelukan hangat oleh keluarga di Ma'an. Su'da jarang datang kesana karena letaknya yang jauh. Masyarakat Bani Ma'an sangat baik dan ramah, namun suatu hari datanglah sekelompok perampok Arab Badui ke desa itu, yang memporak-porandakan semua isi desa semua orang berlarian untuk menyelamatkan diri dan anak-anak menjadi ketakutan, selain mengambil harta benda mereka juga menangkap orang-orang untuk dijual sebagai budak dan Zaid ikut diambil oleh perampok itu.

Setelah siuman dari kejadian perampokan tersebut, Su'da segera pulang ke kampung halamannya untuk memberitahukan kepada Haritsah bahwa Zaid hilang. Sesampainya di kampung halaman Su'da langsung menceritan kejadian tersebut kepada suaminya, yang merasa bersalah karena tidak mengantar istri dan anaknya.

Pasar Ukaz dikota Mekkah, banyak sekali pedagang, ada yang menjual makanan, barang kerajinan dan budak. Zaid bin Haritsah pun terjual disini sehaga 400 dirham oleh Hakim yang hendak mempekerjakan anak itu dirumahnya.

Setelah beberapa lama bekerja dirumah Hakim bin Hizam, Zaid akan diserahkan pula kepada bibinya yaitu Khadijah bin Khuwailid. Mereka disambut dengan ramah oleh Khadijah. Beberapa waktu berlalu, setelah lama menjada, Khadijah akhirnya menemukan pasangan hidupnya yaitu, Muhammad bin Abdullah yang selanjutnya Zaid akan menjadi pelayan suaminya.

Setelah sekian lama bekerja pada Muhammad, Zaid akhirnya di merdekakan dari budak, ia akan diasuh sebagai anak oleh Muhammad.

Musim Haji pun tiba, penduduk Jazirah Arab dari berbagai penjuru termasuk dari desa Kalb, desanya Haritsah, Zaid berkata dia tidak ingin kembali kepada orang tua kandungnya, karena ia tinggal bersama orang tua angkatnya yaitu Muhammad.

Selanjutnya Haritsah datang kerumah Muhammad untuk menjemput Zaid, Zaid pun ditanya mau memilih ikut siapa, Zaid memilih ikut Muhammad, Zaid digandeng ke halaman kakbah yang luas dan diperkenalkan sebagai anak Muhammad, sejak saat itulah namanya dikenal menjadi Zaid bin Muhammad.

Menjelang usia 40 tahun Muhammad sering menyendiri di Gua Hira, dia merenung memikirkan nasib bangsa arab. Pada suatu malam dibulan Ramadhan Jibril datang kepadanya di Gua Hira dengan membawa wahyu pertama : 
"Bacalah dengan nama Tuhanmu, yang telah menciptakan!
Ia telah menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah dan Tuhanmu-lah yang Maha Pemurah, yang telah mengajari manusia dengan qalam (pena). Mengajari manusia tentang apa-apa yang tidak diketahuinya." (Q.S. Al-'A'laq [96] : 1-5)

Saturday, February 20, 2021

Hadits ke 4 : Tahapan Penciptaan Manusia dan Amalan Terakhirnya

Abu Abdurrahman Abdullah bin Mas'ud ra. berkata, Rasulullah SAW, yang jujur dan terpercaya bersabda kepada kami, "Sesungguhnya penciptaan kalian dikumpukan dalam rahim ibu, selama empat puluh hari berupa nutfah (sperma), lalu menjadi alaqah (segumpal darah) selama itu pula, lalu menjadi mudhghah (segumpal daging) selama itu pula. Lalu Allah mengutus malaikat untuk meniupkan ruh dan mencatat 4 (empat) perkara yang telah ditentukan, yaitu rezeki, ajal, amal dan sengsara atau bahagianya.

Demi Allah, Dzat yang tiada tuhan selain dia, sesungguhnya ada diantara kalian yang melakukan perbuatan-perbuatan penghuni surga hingga jarak antara dia dengan surga hanya sehasta (dari siku sampai ujung jari), namun suratan takdirnya sudah ditetapkan, lalu ia melakukan perbuatan penghuni neraka, maka ia pun masuk neraka.

Ada juga yang melakukan perbuatan-perbuatan penghuni neraka hingga jarak antara ia dan neraka hanya sehasta. Namun suratan takdirnya sudah ditetapkan, lalu ia melakukan perbuatan penghuni surga maka ia pun masuk surga" (H.R Bukhari dan Muslim)


Kandungan Hadits:
1. Tahapan perkembangan janin, Hadits ini menjelaskan bahwa selama seratus dua puluh hari, janin mengalami tiga kali perkembangan, perkembangan itu terjadi setiap empat puluh hari pertama.

2. Peniupan ruh, Para ulama sepakat bahwa ruh ditiupkan pada janin ketika janin berusia seratus dua puluh hari, terhitung sejak bertemunya sel sperma dan ovum.

3. Larangan aborsi, Para ulama sepakat bahwa aborsi setelah peniupan ruh kedalam janin adalah haram. mereka menganggap ini adalah tindak pidana yang tidak boleh dilakukan seorang muslim. Jika dalam melakukan aborsi janin keluar dalam keadaan hidup lalu mati, maka dikenakan diyat (denda yang sudah ditentukan ukurannya). Jika keluar dalam keadaan mati maka dendanya lebih ringan.
Hukum ini juga berlaku untuk aborsi sebelum peniupan ruh.

4. Allah Maha Mengetahui, Sesungguhnya Allah mengetahui kondisi manusia sebelum mereka diciptakan. 

5. Menggunakan takdir sebagai argumen. Allah SWT telah memerintahkan kepada kita untuk meyakini dan menaati-Nya, juga melarang kita dari kekufuran dan kemaksiatan. Itulah yang telah dibebankan kepada kita, Adapun apa yang telah digariskan untuk kita, sama sekali  kita tidak mengetahuinya. Karenanya, orang-orang yang kufur dan berbuat kesesatan tidak bisa menggunakan takdir sebagai argumen kekafiran dan kefasikan mereka.

6. Yang menjadi penentu adalah bagian akhir dari amal perbuatan. Rasulullah SAW bersabda, "Sesungguhnya segala perbuatan ditentukan bagian akhirnya." (H.R Bukhari)

Tuesday, February 16, 2021

Makna Hadist - 1. Niat

Segala perbuatan ditentukan oleh niatnya. 

Amirul Mukminin Abu Hafsh Umar Bin Khatab ra. berkata, Aku mendengar Rasulullah SAW bersabda, "Semua amal perbuatan tergantung niatnya dan setiap orang akan mendapatkan sesuai apa yang ia niatkan. Barang siapa berhijrah karena Allah  dan Rasul-Nya maka hijrahnya untuk Allah dan Rasulnya. dan barang siapa berhijrah karena dunia yang ia cari atau wanita yang ingin ia nikahi, maka hijrahnya untuk apa yang ia tuju"

Kandungan Hadits
1. Syarat niat, Para ulama sepakat bahwa perbuatan seorang mukmin tidak akan diterima dan tidak akan mendapatkan pahala kecuali jika diiringi dengan niat.
Dalam ibadah inti seperti Shalat, Haji, Puasa, niat merupakan rukun, karena ibadah tersebut tidak sah kecuali diiringi niat. Dan yang menjadi sarana dari ibadah inti seperti wudhu dan mandi terdapat perbedaan pendapat dikalangan ulama. Mazhab Hanafi, niat merupakan penyem[urna untuk mendapatkan pahala sedangkan Mazhab Syafi'i dan ulama lainnya menyebutkan bahwa niat merupakan syarat sahnya sebuah ibadah.

2. Waktu dan Tempat Niat, Waktu niat adalah diawal ibadah dan Niat bertempat di hati namun boleh saja diucapkan untuk mmbantu konsentrasi hati.

3. Keharusan Hijrah
Hijrah dari negeri kafir ke negeri islam adalah wajib bagi seorang muslim jika ia tidak bisa melakukan ajaran islam dengan terang terangan. Begitu juga dengan seorang muslim yang tidak mau menegur saudaranya sesama muslim selama tiga hari. Begitu juga dengan wanita yang tidak mau berhubungan badan dengan suaminya.

4. Orang yang berniat melakukan kebaikan, namun karena satu dan lain hal, niatnya tidak terlaksana, maka orang tersebut mendapatkan pahalanya. Niat tanpa amal diberi pahala sedangkan amal tanpa niat = sia sia.

5. Hadist ini mendorong kita untuk melakukan sesuatu dengan ikhlas agar mendapatkan pahala.

6. Semua perbuatan baik dan bermanfaat, jika diiringi niat yang ikhlas dan hanya mencari keridhaan Allah, maka perbuatan tersebut adalah Ibadah.



Dikutip dari Buku AL-WAFI Syarah Kitab Arba'in An-Nawawiyah Karangan DR. Musthafa Dieb Al-Bugha Muhyiddin Mistu

Thursday, January 3, 2019

Teknologi Alat Optik

Contoh alat optik yang banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari adalah : Kamera, Mikroskop dan Teleskop.

Dengan Kamera kita dapat mengabadikan gambar atau suatu peristiwa.

Sekitar tahun 1820-an Ilmuan berkebangsaan Prancis yaitu Joseph Nichepore dan Louis Jacques Monde Daguerre berhasil menemukan kamera yang masih berukuran besar dan memerlukan penyangga.

Kamera berbentuk seperti kotak yang tertutup rapat dan kedap cahaya.
Kamera mempunyai celah lensa untuk masuknya cahaya yang berasal dari pantulan objek atau benda. Pantulan benda kemudian akan direkam dalam sebuah plat atau film yang peka cahaya.

Mikroskop adalah alat optik yang digunakan untuk menghasilkan gambar yang jauh lebih besar dari ukuran sebenarnya.
Mikroskop dapat membantu dokter untuk mengetahui penyebab penyakit pasien.
Mikroskop dikelompokkan menjadi 3 macam yaitu Mikroskop berlensa tunggal, Mikroskop Optik, dan Mikroskop Elektron

Teleskop dapat membantu astronom untuk menyelidiki benda benda langit. Pertama kali ditemukan oleh Hans Lippersey tahun 1608.
Teleskop dibagi menjadi 3 macam yaitu Teleskop Optik, Teleskop Bumi, dan Teleskop Radio.

Thursday, December 6, 2018

Nila Acar Kuning

Resep Nila Acar Kuning

Bahan bahan
- Ikan Nila
- Wortel
- Timun (karna lagi gak ada stok timun jadi diganti buncis ajjah)
- Bumbu Kuning yg dihaluskan

Cara Membuatnya
Goreng Ikan nila, setelah mateng tiriskan dan ambil dagingnya saja.

Tumis bumbu kuning lalu masukkan wortel dan buncis, beri sedikit air, setelah wortel lembut matikan kompor dan beri garam, tes rasa, setelah sedap tuang keatas ikan nila yang telah diambil dagingnya tadi.

Terimakasii..
Semoga bermanfaat..

Resep Sop Telur

Kemarin lagi bingung mau masak apa buat besok, eh nemu di wall fb, temen masak sop telur, boleh nih dicoba. Saya masaknya pakai kaldu bubuk ajja, karna lagi gak ada ayam atau daging dirumah.

Bahan bahannya :
- Wortel 1 Buah
- Kentang 1 Buah
- Sawi 1
- Telur 2 Butir ( kocok lepas)
- Jagung (sesukanya aja ya)

Cara membuatnya :
Rebus kentang, wortel, jagung, setelah lembut, masukkan kaldu bubuk (Saya pakai kaldu bubuk yang non MSG ya, jadi aman buat bayi, setelah itu masukkan sawi, setelah sawi mateng, beri garam secukupnya, tes rasa, setelah pas, masukkan telur, masak sebentar, angkat, mudah dan cepat kan.
Itu Saya foto seadanya ajja.

Makasiii...

Tuesday, October 30, 2018

Empat (4) Penghalang masuk Surga

Halaqoh

Tanggal : 10-10-2018
Tilawah : Q.S Al Jasiyah 1-26
Tausiyah : Empat (4) Penghalang masuk Surga

Empat (4) Penghalang masuk Surga
1. Musrik kepada Allah SWT, Menganggap kepada selain Allah sebagai tuhan
2. Sombong
3. Memutuskan tali persaudaraan
4. Pemberi riba, pemabyar riba, pemakan riba, saksi dan penulisnya.

Selesai..

Hikmah Beriman pada hari akhir

Halaqoh

Tanggal : 03-10-2018
Tilawah : Ad-Dhukhan 19-59
Materi : Hikmah Beriman pada hari akhir

Hikmah Beriman pada hari akhir
1. Memperkuat keyakinan kita kepada Allah SWT
2. Mendorong manusia untuk meningkatkan amal ibadah
3. Berani menegakkan kebenaran walaupun berat rintangannya
4. Rela berkorban dijalan Allah
5. Mendorong manusia untuk menjauhi maksiat
6. Hidup lebih optimis, tidak pernah putus asa
7. Menumbuhkan sifat ikhlas dalam beramal
8. Mendorong manusia untuk lebih berdisiplindalam beribadah kepada Allah SWT.

Selesai.

Sunday, October 28, 2018

Kenapa Hidup Penuh dengan Masalah

Halaqoh

Tanggal : 26-09-2918
Tilawah : Az-Zukhruf 48 - Ad-Dukhan 18
Tausiyah : Kenapa Hidup Penuh dengan Masalah

Kenapa Hidup Penuh dengan Masalah
1. Kenapa aku diuji.? : Allah menjawab dalam Al-Qur'an Surah Al-Ankabut Ayat 2-3, yang artinya (2) Apakah manusia mengira bahwa mereka akan dibiarkan hanya dengan mengatakan, "Kami telah beriman" dan mereka tidak diuji?. (3) Dan sungguh, kami telah menguji orang-orang sebelum mereka, maka Allah pasti mengetahui orang-orang yang benar dan pasti mengetahui orang-orang yang dusta.

Kita diuji karna Allah ingin menilai iman kita.

2. Mengapa aku tidak mendapatkan keinginanku.? : Allah menjawab dalam Q.S Al-Baqarah 216, yang artinya Diwajibkan atas Kamu berperang, padahal itu tidak menyenangkan bagimu. Tetapi boleh jadi kamu tidak menyenangi sesuatu, padahal itu baik bagimu, dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu, padahal itu tidak baik bagimu. Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.

3. Mengapa ujianku seberat ini.? Allah menjawab dalam Q.S Al-Baqarah ayat 286, yang artinya Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan (pahala) dari (kebajikan) yang dikerjakannya dan dia mendapat (siksa) dari(kejahatan) yang diperbuatnya. (mereka berdoa), "Ya Tuhan kami, janganlah engkau hukum kami jika kami lupa atau kami melakukan kesalahan. Ya Tuhan kami, janganlah engkau bebani kami dengan beban yang berat sebagaimana engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Ya Tuhan kami janganlah engkau pikulkan kepada kami apa yang tidak sanggup kami memikulnya. Maafkanlah kami, ampunilah kami dan rahmatillah kami. Engkaulah pelindung kami, maka tolonglah kami menghadapi orang-orang kafir.

4. Kenapa frustasi.? Allah menjawab dalam Q.S Ali Imran 139, yang artinya : Dan janganlah kamu (merasa) lemah dan jangan (pula) bersedih hati, sebab kamu paling tinggi (derajatnya), jika kamu orang yang beriman.

5. Bagaimana aku harus menghadapinya, Allah menjawab pada Q.S Albaqarah : 45, yang artinya : Dan memohonlah kepada Allah dengan sabar dan shalat. dan shalat itu sungguh berat kecuali bagi orang orang yang khusuk.

6. Apa yang aku dapat dari ujian ini.? Allah menjawab pada Q.S Attaubah ayat 111, yang artinya : Sesungguhnya Allah membeli dari orang orang mukmin, baik diri maupun harta mereka dengan memberikan surga untuk mereka. Mereka berperang dijalan Allah, sehingga mereka membunuh atau terbunuh, (sebagai) janji yang benar dari Allah didalam taurat, injil dan Al-Qur'an. Dan siapakan yang lebih menepati janjinya selain Allah? maka bergembiralah dengan jual beli yang telah kamu lakukan itu, dan demikian itulah kemenangan yang agung.

7. Kepada siapakah aku berharap.? Allah menjawab pada Q.S Attaubah : 129 yang artinya : Maka jika mereka berpaling (dari keimanan), maka katakanlah (Muhammad), "Cukuplah Allah bagiku, tidak ada tuhan selain dia. Hanya kepadanya aku bertawakkal dan dia adalah tuhan yang memiliki 'Arsy (singgasana) yang agung.

8. Aku tak sanggup. Allah menjawab pada Q.S Yusuf : 12 yang artinya : Biarkanlah dia pergi bersama kami besok pagi, agar dia bersenang senang dan bermain-main dan kami pasti menjaganya.

Materi : Adap-adap dalam berjamaah
Adap interaksi kehidupan sosial sesama muslim
❤ Silaturahmi
❤ Memuliakan tamu
❤ Menghormati tetangga
❤ Saling mengziarahi (berkunjung)
❤ Memberi ucapan selamat
❤ Peduli dengan aktifitas sosial
❤ Memberi bantuan sosial (Q.S Al maun : 1-3)
❤ Berinteraksi dengan non muslim
❤ Berbuat adil dan menahan diri dari mengganggu mereka
❤ Menunjukkan kemuliaan akhlak seorang muslim


Selesai....

Saturday, October 27, 2018

10 Pintu Syaitan mempengaruhi manusia

HalaQoh 

Tanggal : 19-09-2018
Tilawah : Q.S Az Zukhruf : 17-47

Tausiyah : 10 Pintu Syaitan mempengaruhi manusia
1. Hasad, dengki, tamak
2. Marah
3. Menghias tempat tinggal, pakaian
4. Kenyang
5. Tamak pada orang lain
6. Selalu tergesa gesa dan tak mau bersabar
7. Cinta harta, yaitu sifat yang selalu mencari harta
8. Mengajak orang awam untuk kegolongan tertentu dan tidak mau beramal selain kegolongan nya
9. Mengajak orang awam sehingga membuat dia ragu pada agama yang sebenarnya
10. Selalu berburuk sangka pada yang seiman.

Materi :  Istiqomah

➤ Istiqomah berarti konsisten
➤ Kenapa kita tidak bisa istiqomah.?
1. Keyakinan dan pemahaman yang lemah
2. Tekanan
3. Hawa nafsu

➤ 5 Tanda / Indikator Istiqomah 
1. Ikhlas dalam beramal
2. Beramal dan beribadah sesuai sunah
3. Selalu memaksimalkan ibadah ibadah (selalu bersemangat)
4. Tidak berlebih lebihan dalam beramal
5. Amal yang dilakukan mengacu pada tuntunan dan syariat bukan hawa nafsu 

➤ Faktor faktor yang mendukung istiqomah
1. Mengetahui hakekat kebenaran dan kebatilan 
2. Memiliki iman yang benar
3. Yakin akan datang pertolongan Allah SWT
4. Selalu berdo'a
5. Selalu membersamai Al-Qur'an
6. Membaca kisah para nabi
7. Berzikir
8. Membersamai orang orang sholeh
9. Terlibat aktif dalam kegiatan dakwah
10. Mendatangi majelis ilmu dan zikir
11. Jika ada masalah yang mengganjal, bertanya pada ahlinya
12. Tidak terperdaya oleh tipu daya dunia
13. Ingat mati.


Selesai___

Bekal Kehidupan

HalaQoh 

Tanggal : 12-09-2018
Tilawah : Q.S Asy-Syura : 45 - Az -Zukhruf : 16

Lima (5) Bekal Kehidupan 
1. Muahadah : Selalu mengingat perjanjian dengan Allah SWT, ini terdapat dalam Al-Qur'an Surat Al-A'Raf : 172

2. Mujahadah : Orang yang bersungguh sungguh dalam beribadah, ini terdapat pada Q.S Azzariyadh : 56 dan Al Ankabut : 69

3. Muroqobah : Selalu diawasi oleh Allah, terdapat pada Q.S Al A'la : 7dan Al Qaf : 16-18

4. Muhasabah : Introspeksi diri, terdapat dalam Hadist Riwayat Ahmad dan Tirmizi

5. Muaqobah : Memberi sanksi ketika lalai beribadah, terdapat dalam Q.S Shad 31-33


Selesai

Friday, October 26, 2018

Tips agar segera naik haji

HalaQoh 29-08-2018
Tilawah Q.S : Fussilat : 44 - Asy-Asyura' 19

Tausiyah : Tips-tips agar segera naik haji
1. Berniat kuat, Ber Azzam
2. Pelajari cara-cara berhaji
3. Perbanyak berdo'a, panjatkan setiap saat
4. Jangan lupa do'a kan selalu orang tua kita
5. Selalu berbaik sangka pada Allah SWT
6. Mulailah menabung, buktikan pada Allah bahwa kita benar benar ingin berhaji
7. Perbanyak beramal, jangan hanya menabung di bank tetapi juga menabung pada anak yatim.
8. Jalankan sebaik mungkin perintah Allah, jauhi maksiat


Materi : Fiqh Dakwah
Unsur - unsur kekuatan dalam Islam

➔ Kekuatan Financial (Quwwatul Mal)
➔ Zuhud : Meninggalkan kegiatan yang tak berfaedah untuk akhirat.
➔ Tidak terlalu bergembira bila harta bertambah dan tidak terlalu sedih ketika harta berkurang.


Selesai...

Hikmah dan manfaat berQurban

HalaQoh Rabu, 15-08-2018
Tilawah : Q.S : Fussilat : 12-43



Tausiyah
Hikmah dan Manfaat BerQurban


1. Bersyukur atas nikmat hidup dari Allah SWT
2. Ciri keislaman seseorang
3. Berqurban lebih baik dari senilai hewan qurban
4. Menguatkan solidaritas
5. Meneladani dari kesabaran, kecintaan Ibrahim dan anaknya.
6. Mensucikan rezeki
7. Mengembangkan ternak lokal


Kegiatan : Membuat Jelly Art




Selesai...