Tuesday, May 8, 2012

Tanaman Kelapa Sawit

Kelapa sawit atau yang nama lainnya malanococca atau Elaeis oleivera diduga berasal dari Amerika Selatan dan species Elaeis guineensis berasal dari Afrika (Guenia).
Jadi Kelapa sawit bukanlah tanaman asli Indonesia, dan didatangkan pertama kali oleh Belanda dari Afrika. Tanaman ini dimasukkan ke Indonesia pada tahun 1848 dengan nama latin : Elaeis guineensis Jack ; dan pertama kali ditanam di kebun Raya Bogor. Pada perkembangan selanjutnya, dilakukan percobaan-percobaan di berbagai tempat di pulau Jawa dan Sumatera. Dipropinsi Sumatera Selatan misalnya : ditanam di Muara Enim pada tahun 1869, di Musi Ulu pada tahun 1878, di Belitung tahun 1890, dan lain-lain. Kesemuanya dilaporkan tumbuh dengan baik, namun belum ada yang mengusahakannya sebagai perkebunan secara komersil.
Selanjutnya, pada tahun 1911, Adrien Hallet seorang berkebangsaan Belgia adalah orang pertama yang memasukkan tanaman ini ke Indonesia dan diusahakan dalam bentuk perkebunan dengan mendirikan perkebunan kelapa sawit di Asahan (Sumatera Timur) dan di Sungai Liput (Aceh Timur). Perkebunan ini sekarang bernama PT. Socfindo. Kemudian baru diikuti oleh maskapai-maskapai lainnya pada waktu itu.
Usaha perkebunan ini kemudian berkembang ke pulau Jawa dan akhirnya mencapai seluruh Indonesia. Dua tahun kemudian yakni tahun 1913 pabrik CPO dan PKO yang pertama didirikan dan berproduksi tahun 1916 yakni pada saat panen Tandan Buah Segar yang pertama.Secara kronologis Perkebunan kelapa sawit di Indonesia dapat dibagi dalam masa-masa :
I.  Masa Sebelum PD I ( 1914 – 1942 )
II. Masa Jepang ( 1942 – 1945 )
III. Masa Rehabilitasi ( 1945 – 1957 )
IV. Masa Nasionalisasi ( 1957 – 1968 )
V. Masa Pelita ( 1969 – Sekarang )

I. Masa Sebelum PD I ( 1914 – 1942 )
         Pertama sekali kelapa sawit dibudidayakan dalam bentuk perkebunan di Indonesia tahun 1911 persisnya di Tanah Itam Ulu oleh maskapai Oloepalmen Cultuur dan di Pulau Raja oleh maskapai Huilleries de Sumatra-RCMA (Inggris), kemudian dilanjutkan oleh Seumadan Cultuur Mij di Seumadan, Sungai Liput Cultuur Mij di Sungai Liput, Palmbomen Cultuur Mij di Mapoli dan Tanjung Genteng, Medang Ara Cultuur Mij di Medang Ara, Huilleries de Deli di Deli Muda. Setelah itu perkebunan kelapa sawit kemudian berkembang ke pulau Jawa dan akhirnya mencapai seluruh Indonesia.
            Tahun 1913 pabrik CPO dan PKO yang pertama didirikan dan berproduksi pada tahun 1916 yakni pada saat panen tandan buah segar (TBS) yang pertama. Sampai tahun 1915, perkebunan yang dibuka baru mencapai 2715 ha yang ditanam bersama-sama dengan tanaman kopi, kelapa, karet dan tembakau.
Tahun 1916 jumlah perkebunan kelapa sawit mencapai 19 perusahaan yang di tanam secara monocroping, terdiri dari 16 perusahaan di Sumatera Utara dan 3 perusahaan di Jawa.
Pada tahun 1920 perkebunan kelapa sawit semakin meluas lagi, dimana di Sumatera Timur telah terdapat 25 perusahaan, 8 di Aceh dan 1 di Sumatera Selatan yakni di Taba Pingin dekat Lubuk Linggau. Sampai tahun 1939, jumlah perusahaan perkebunan di Indonesia sudah mencapai 66 perusahaan dengan luas areal sekitar 105.100 ha. Sebagian besar perkebunan ini diusahakan oleh kebun (Handels Vereniging Amsterdam), RCMA (Rubber Cultuur Maatschappij Planters Association), Socfindo (Societe Financie Indonesia), Asahan Cultuur Mij, LCB Mayang, Deli Mij dan Sungai Liput Cultuur Mij.

II. Masa Jepang ( 1942 – 1945 )
Masa Jepang merupakan masa suram dalam dunia perkelapasawitan di Indonesia, dimana pada masa ini ekspor CPO dan PKO terhenti secara total. Banyak kebun kelapa sawit kemudian diganti dengan tanaman pangan dan pabrik-pabrik tidak dapat beroperasi. Hampir semua Pabrik disita oleh Jepang.

III.  Masa Rehabilitasi ( 1945 – 1957 )
Setelah Indonesia memerdekakan diri pada tahun 1945, sebagian besar dari perkebunan dan pabrik belum memiliki status kepemilikan yang jelas dan baru pada tahun 1947 dikembalikan kepada pemiliknya. Pemiliknya kemudian melakukan rehabilitasi, namun setelah diinventarisasi hanya 47 unit pabrik saja yang dapat diperbaiki dari 66 unit sebelumnya. Beberapa kebun hancur total seperti di Taba Pingin dan Oud Wassenar di Sumatera Selatan, Ophir di Sumatera Barat, Karang Inou di Aceh dan beberapa kebun di Riau.
Kekurangan dana dan gangguan stabilitas keamanan dan politik menyebabkan upaya rehabilitasi perkebunan oleh para pemiliknya tidak banyak membawa hasil.  Hal ini terbukti dari luas areal yang tidak bertambah. Pada tahun 1957, luas total perkebunan Indonesia adalah 103.000 ha dengan produksi hanya 160.000 ton CPO dan 39.000 ton PKO, demikian juga dengan ekspor hanya 129.000 ton CPO. Disamping itu produktivitas juga menurun, sebelum penjajahan jepang produktivitas sudah mencapai sekitar 3 ton/ha, namun setelah Jepang masuk sampai tahun 1957 produktivitas hanya sekitar 1,9 ton/ha. Stagnasi ini juga terjadi didunia seperti di Malaysia, Thailand dan negara lainnya.

IV. Masa Nasionalisasi ( 1957 – 1968 )
Masa ini merupakan era baru bagi Indonesia untuk mandiri dengan mengambil alih perusahaan perkebunan Belanda dan Jepang di Indonesia yang didirikan dalam masa penjajahan. Pengambil-alihan ini dilakukan secara bertahap mulai 10 Desember 1957 berdasarkan SK Menteri Pertanian no. 229/UM/1957. Masa ini ditandai dengan upaya reorganisasi dari bangsa Belanda ke pribumi Indonesia. Sejumlah posisi penting sudah berhasil ditempati seperti kepala Kebun dan kepala Pabrik.
Dengan semangat membangun kebun yang diambil alih dipertahankan sebaik-baiknya sekalipun dalam kondisi ekonomi yang sulit. Akhirnya kinerja perkebunan sawit dapat ditingkatkan dimana produksi telah meningkat menjadi 181.000 ton dan ekspor menjadi 152.000 ton tahun 1968.
Adapun kejadian selama proses nasionalisasi dapat dirinci sebagai berikut :
1. Nasionalisasi perusahaan-perusahaan milik Belanda, oleh Pemerintah Indonesia pada tanggal 10 Desember 1957, berdasarkan surat Menteri Pertanian no. 229/UM/1957.

2. Nasionalisasi Perusahaan milik bangsa Asing lainnya yaitu : Inggris, Perancis, Belgia, Amerika, dll, namun dikembalikan lagi kepada pemiliknya semula, pada 19 Desember 1967.

3. Reorganisasi PNP/PTP dilakukan dari 1957 – 1960, dengan pembentukan PPN Baru disamping PPN lama yang sudah ada sebelumnya (Perkebunan milik Pemerintah Penjajahan Belanda). Kedua PPN ini digabungkan pada tahun 1960 – 1961.

4. Pembentukan Organisasi Baru, berdasarkan jenis komoditi seperti Karet, Aneka Tanaman, Tembakau, Gula dan Serat. Hal ini berjalan sejak tahun 1963 – 1968.

Periode 1957 – 1968 adalah masa sulit bagi bangsa Indonesia, karena kultur-tehnis maupun manajemen kurang terkendali, sebagai akibat suramnya perekonomian nasional. Pulihnya stabilitas keamanan dan politik setelah penumpasan G 30 S PKI, serta timbulnya semangat membangun kembali perkebunan kelapa sawit, telah banyak mengundang investor asing seperti Bank Dunia dan ADB untuk membantu pembangunan tersebut.

V.  Masa Pelita ( 1969 – 1998 )

               Masa Pelita yang dimulai dari tahun 1969 sampai sekarang merupakan masa kebangkitan industri kelapa sawit di Indonesia. Selama Pelita I, pembangunan perkelapasawitan di Indonesia di fokuskan pada perluasan, peremajaan, konversi, rehabilitasi dan penyuluhan. Pembangunan perkebunan dilanjutkan pada Pelita II dengan titik berat pada efisiensi, pembukaan lapangan kerja, pelestarian, pembukaan baru dan penerapan sistem PIR (Perusahaan Inti Rakyat). Dalam pola PIR, motor penggerak perkebunan adalah perusahaan Negara ( PTPN ) yang bertindak sebagai Inti. Langkah PTPN kemudian diikuti oleh Swasta yang terjun secara besar-besaran setelah tahun 1990.



Sekian :)

Sunday, May 6, 2012

Ya اَللّهُ Tolong Aku

Ya Allah Tolong Aku...
Aku Sedih...
Aku Bingung...
Aku Kesal...

Disaat seseorang sedang mengalami cobaan dan musibah yang berat, ia akan menjadi sedih, bingung dan kesal. Disaat itu pula lah hati sedang diuji.
Biasanya hati yang sedang sedih membuat kita tidak dapat melihat dengan jernih. Segala sesuatu jadi tampak begitu gelap, begitu sulit, begitu buruk.
Hati harus diobati agar tidak sedih berlarut-larut, dan pengobat bukan hanya dari dalam. Kadang kita membutuhkan nasehat lahir dan batin dari luar untuk mengobatinya.
Kesedihan dan kegalauan juga laksana musuh yang kuat dan tidak mau pergi, untuk mengusirnya dibutuhkan banyak senjata, salah satu senjatanya adalah kembali ke fitrah, mengintrospeksi diri sendiri dan menyerahkannya kepada Allah.

Hidup Akan Menjadi Seperti yang Kita Inginkan.
Berat atau ringannya kehidupan ini tergantung pada manusia yang menjalaninya. Jika kita merasa berat menerima cobaan yang terjadi pada kita maka beratlah cobaan tersebut, walau sebenarnya cobaan itu ringan.
Dan jika kita merasa cobaan yang kita terima adalah ringan dan kita percaya bahwa Allah tidak akan memberikan cobaan diluar batas kemampuan seseorang tersebut, InsyaAllah hidup kita akan ringan dan bahagia. :)

Jika hati kita selalu diisi dengan kebaikan, prasangka baik, kesucian dan keyakinan bahwa hidup ini mudah dan indah, bahwa Allah itu adil dan pengasih maka semua yang akan anda lihat akan menjadi putih.
Namun jika hati selalu diisi dengan kebencian, prasangka buruk, iri, dengki dan sebagainya, maka apapun yang dilihat oleh mata akan menjadi hitam, akan terasa buruk seperti tidak ada yang benar.

Jadi isilah hati dengan hal-hal yang baik, keindahan, kedamaian dan prasangka baik, dengan begitu sikap kita juga akan ikut berubah total. Hadapilah dunia dengan prasangka baik, anggaplah dunia ini indah, penuh kebaikan, kasih sayang. Buang semua prasangka buruk, hilangkan keragu-raguan kepada diri sendiri, kehidupan dan Allah SWT. 
Lakukanlah ini, InsyaAllah hidup kita akan menjadi seperti yang kita inginkan. :)

Do'a
Ya Allah, maafkanlah segala keluhanku.
Jadikanlah aku manusia yang selalu bersyukur pada-Mu.
Baik dalam kekurangan maupun kelebihan yang ada padaku.
Amin

A.K

Sunday, April 22, 2012

Tempayan Retak

Tempayan retak merupakan judul yang ke 69 dari buku yang berjudul Mutiara Kalbu Sebening Embun Pagi Vol 1, yang ditulis oleh Dokter Sudarmono. Tempayan retak ini adalah sebuah kisah seorang tukang air yang memiliki dua tempayan besar, yang masing-masingnya tergantung pada ujung sebuah pikulan yang dibawa menyilang pada bahunya, namun salah satu dari tempayan tersebut retak.
Jika tempayan yang tidak retak selalu membawa penuh setelah dari perjalanan dari mata air sampai kerumah majikannya, tempayan retak hanya membawa setengah air penuh.

Selama dua tahun hal ini terjadi setiap hari, si tukang air hanya bisa membawa air satu setengah tempayan setiap harinya. Tentulah tempayan yang tidak retak merasa bangga karena telah melakukan pekerjaannya dengan sempurna, sedangkan si tempayan retak merasa sedih dan malu karena kekurangannya, iya selalu memberikan setengah dari porsi yang seharusnya.
Setelah dua tahun tertekan, akhirnya tempayan retak malu dan meminta maaf pada tukang air, "Saya merasa malu pada diri saya sendiri, dan saya mohon maaf kepadamu".
"Kenapa ? Tanya si tukang air. "Kenapa kamu merasa malu ?"
"Saya hanya mampu membawa setengah dari porsi air kerumah majikan kita karena retakan pada sisi saya. Karena cacatku, saya telah membuatmu rugi, kata tempayan itu.

Si tukang air merasa kasihan pada tempayan retak, iya mengatakan pada tempayan retak bahwa besok ketika perjalanan kembali mengambil air, lihatlah bunga-bunga indah disepanjang sisi jalan, dan itu membuatnya sedikit terhibur.
Namun diakhir perjalanan tempayan itu kembali merasa sedih dan meminta maaf atas kegagalannya pada tukang air.

Si tukang air berkata, apakah kamu memperhatikan adanya bunga-bunga disepanjang jalan disisimu, dan tidak disisi tempayan lain. Itu karena aku selalu menyadari cacatmu, aku menanam benih bunga-bunga disepanjang sisimu, selama dua tahun kau telah mengairinya, sehingga tumbuhlah bunga-bunga yang indah, tanpa kau kita tidak dapat menghias meja dirumah majikan kita seindah sekarang.

Pesan Moral
Setiap diri kita memiliki cacat dan kekurangan kita sendiri, kita semua adalah tempayan retak. Namun jika kita mau, Tuhan akan menggunakan kekurangan kita untuk menghiasnya.
Dimata Tuhan yang bijaksana, tak ada yang terbuang percuma.
Jangan takut akan kekuranganmu.
Kenalilah kelemahanmu dan kamu pun dapat menjadi sarana keindahan Tuhan.
Ketahuilah, di dalam kelemahan kita, kita menemukan kekuatan kita. :) 

Monday, April 9, 2012

Berfikir positif itu Asyik, Walau sulit dilakukan

Contoh Pengubahan sudut pandang
Saya Bersyukur :
1. Untuk istri yang mengatakan malam ini kita hanya makan mie instan, karena itu artinya ia bersamaku bukan dengan orang lain.

2. Untuk suami yang hanya duduk malas di sofa menonton TV, karena itu artinya ia berada dirumah bukan di bar, kafe atau di tempat mesum.

3. Untuk anak-anak yang ribut mengeluh tentang banyak hal, karena itu artinya mereka dirumah dan tidak menjadi anak jalanan.

4. Untuk tagihan pajak yang cukup besar, karena itu artinya saya bekerja dan digaji tinggi.

5. Untuk sampah dan kotoran bekas pesta yang harus saya bersihkan, karena itu artinya keluarga kami dikelilingi banyak teman.

6. Untuk pakaian yang mulai kesempitan, karena itu artinya saya cukup makan.

7. Untuk rasa lelah, capai dan penat di penghujung hari, karena itu artinya saya masih mampu bekerja keras.

8. Untuk semua kritik yang saya dengar tentang pemerintah, karena itu artinya masih ada kebebasan berpendapat.

9. Untuk bunyi alarm keras jam 5 pagi yang membangunkan saya, karena itu artinya saya masih bisa terbangun , masih hidup.

10. Untuk dst...

Saturday, April 7, 2012

Resep Brownis Kukus

200 gr Coklat Batang 
100 gr Mertega 
4 Butir Telur 
200 gr Gula Pasir 
200 gr Tepung Terigu 
25 gr Coklat Bubuk 
Baking Powder Secukupnya 

Cara Memasak 
Coklat batang dan mertega dicairkan 
Telur dan gula di Mixer sampai mengembang
Lalu tambahkan tepung, coklat bubuk, baking powder dan terakhir masukkan coklat dan mertega yang telah cair 
Kukus

Selamat Menikmati ^^
From : Dina Masdaleni



Cobain juga Resep Brownis panggang yah
^_^

Thursday, April 5, 2012

Pantai Panjang - Bengkulu

Pantai Panjang adalah salah satu tempat wisata dikota Bengkulu. Apabila berkunjung ke Bengkulu belumlah lengkap sebelum ke Pantai Panjang. Pantai Panjang ini merupakan pantai terpanjang di Indonesia dengan hamparan pasir putih nan lembut. Pantai ini memiliki panjang mencapai kurang lebih 7 Km dan terletak sekitar 20 menit dari bandara Fatmawati Soekarno, Bengkulu dan hanya 10 menit dari pusat kota (deket kan :)

Pantai Panjang ini memiliki bibir pantai yang landai dengan beda garis pantai antara pasang dan surut mencapai 500 m, disepanjang itulah terdapat hamparan pasir putih nan lembut sehingga nyaman untuk beejalan-jalan dengan bertelanjang kaki, oleh karens itu pula lah sebagian orang menyebutnya dengan pantai pasir putih.

Dari pantai panjang ini kita juga dapat menikmati indahnya matahari terbenam (sunset) karena pantai ini terletak di pantai barat Sumatera. Dari bibir pantai ini kita juga dapat melihat pulau Tikus yang terletak tidak jauh dari pantai.

Disekitar pantai ini juga terdapat banyak penginapan dan hotel berbagai kelas. Disisi pantai juga terdapat sarana jogging track dan taman bermain yang dinaungi oleh jajaran pohon-pohon cemara disepanjang pantai, selain itu dipesisir pantai panjang juga terdapat pusat perbelanjaan dan hiburan. :-)

Untuk menikmati gemuruh ombak serta angin pantai di bawah jajaran pohon cemara juga tersedia tempat duduk untuk santai, keindahan pantai ini juga dijadikan objek foto bagi para potografer :-)


Disisi lain pantai ini terlihat kurang terawat dan kurang optimal dikelola oleh pemerintah daerah, dibeberapa tempat terlihat sampah dan ilalang yg tumbuh dan dibiarkan saja serta gubuk-gubuk penjaga makanan yang tidak teratur...
Namun diluar itu semua pantai panjang tetap layak dijadikan lokasi wisata lokal bersama keluarga atau pun sendirian.

Mari Berwisata... :-)


Info From : Harmoni BSP

Wednesday, January 25, 2012

Cerita Sebuah PensiL


Seorang anak bertanya pada neneknya yang sedang menulis sebuah surat. "Nenek lagi menulis tentang pengalaman kita ya ? atau tentang aku ?
Mendengar pertanyaan si cucu, sang nenek berhenti menulis dan berkata pada cucunya, "Sebenarnya nenek sedang menulis tentang kamu, tetapi ada yang lebih penting dari isi tulisan ini, yaitu pensil yang nenek pakai. Nenek harap kamu bakal seperti pensil ini ketika kamu besar nanti" Ujar si nenek lagi.
Mendengar jawaban ini, si cucu kemudian melihat pensilnya dan bertanya kembali kepada nenek ketika dia melihat tidak ada yang istimewa dari pensil itu. "Tapi nek pensil itu kelihatannya sama saja dengan pensil lainnya" Ujar si cucu.
Sang nenek kemudian menjawab, "itu semua tergantung kamu melihat pensil ini. Pensil ini mempunyai 5 kualitas yang bisa membuatmu selalu tenang dalam menjalani hidup jika kamu selalu memegang prinsip-prinsip itu didalam hidup ini. Si nenek kemudian menjelaskan kelima kualitas dari sebuah pensil. "Pertama, pensil mengingatkan kamu kalau kamu dapat melakukan hal yang hebat dalam hidup ini. Layaknya pensil, kamu jangan pernah lupa kalau ada tangan yang selalu membimbing langkahmu dalam hidup ini, kita menyebutnya dengan tangan Tuhan, Dia akan selalu membimbing kita menurut kehendaknya.

Kualitas kedua, dalam proses menulis nenek beberapa kali harus berhenti dan menggunakan rautan untuk menajamkan kembali pensil nenek, rautan ini pasti membuat pensil menderita, tetapi setelahnya pensil akan mendapatkan kembali ketajamannya. Begitu juga kamu !! dalam hidup ini kamu harus berani menerima penderitaan dan kesusahan, karena itulah yang akan membuatmu menjadi orang yang lebih baik.

Kualitas ketiga, pensil selalu memberikan kita kesempatan untuk menggunakan penghapus untuk memperbaiki kata-kata yang salah, oleh karena itu memperbaiki kesalahan dalam hidup ini bukanlah sesuatu yang jelek, itu bisa membantu kita tetap berada pada jalan yang benar.

Kualitas keempat, bagian yang paling penting dari sebuah pensil bukanlah luarnya tetapi arang didalamnya. Oleh sebab itu selalu lah hati-hati dan menyadari hal-hal di dalam dirimu.

Kualitas kelima, sebuah pensil selalu meninggalkan tanda atau goresan, seperti juga kamu!! kamu harus sadar apapun yang kamu buat dalam hidup ini akan meninggalkan kesan. Oleh karena itu selalu lah hati-hati dan sadar terhadap semua tindakan.

Sekian
:)


Cerita Sebuah Pensil
Karya : Vanny Charisma W.

Friday, January 20, 2012

Kitab Thaharah II

I. Kaifiat (cara) mencuci benda yang terkena Najis
Cara mencuci nya dibedakan berdasarkan najisnya, yaitu :
1. Najis Mughallazhah (tebal), yaitu anjing.
Dengan cara membasuh 7 kali yang 1 kali nya dibasuh dengan air yang dicampur dengan tanah.

2. Najis Mukhaffafah (enteng), seperti kencing anak laki2 yang belum makan makanan selain susu. Cara mengkaifiat nya adalah dengan memercikkan air pada benda tersebut walau tanpa air mengalir. Tetapi jika kencing anak perempuan yang belum makan makanan harus dengan dibasuh sampai air mengalir diatas benda tersebut.

3. Najis Mutawassithah (pertengahan) najis ini dibagi kedalam dua macam, yaitu
  • Najis Hukmiah yaitu yang kita yakini adanya tetapi tidak nyata zat, bau, rasa dan warnanya, seperti kencing yang telah lama kering. Cara mencuci najis ini dengan mengalirkan air keatas benda yang terkena itu.
  • Najis 'Ainiyah yaitu yang masih ada zat, bau, rasa dan warnanya terkecuali bau dan warna yang sukar sekali menghilangkannya, sifat ini dimaafkan. Cara mencuci najis ini dengan menghilangkan zat, rasa, warna dan baunya.
II. Istinja'
Apabila keluar kotoran dari salah satu pintu, wajib istinja' menggukan air atau tiga buah batu.

Adab Buang Air
  1. Sunat mendahulukan kaki kiri ketika masuk kakus dan keluar mendahulukan kaki kanan.
  2. Janganlah berkata-kata selama didalam kakus.
  3. Hendaklah menggunakan sandal atau yang sejenis lainnya.
  4. Hendaklah jauh dari orang lain sehingga tidak mengganggu orang lain.
  5. Jangan lah berkata-kata selama didalam kakus kecuali ada hal yang sangat penting dan tidak dapat ditangguhkan.
  6. Janganlah buang air pada air yang tenang kecuali air tenang itu besar menggenang.
  7. Janganlah buang air di lubang2 tanah, karena akan ada hewan yang kesakitan dalam lubang itu.
  8. Jangan buang air ditempat pemberhentian, karena akan mengganggu orang yang berhenti.

III. Wudhu' (Mengambil Air untuk Sholat)

Syarat2 wudhu' :
  1. Islam
  2. Mumaiyiz
  3. Tidak berhadas besar
  4. Dengan air suci dan menyucikan
  5. Tidak ada yang menghalangi sampainya air ke kulit seperti getah dsb yang melekat pada kulit anggota wudhu'
Fardhu (Rukun) Wudhu'
  1. Niat
  2. Membasuh muka (dari tempat tumbuh rambut kepala sebelah atas sampai kedua tulang dagu sebelah bawah dan lintangnya dari telinga ke telinga.
  3. Membasuh kedua tangan sampai siku
  4. Menyapu sebagian kepala
  5. Membasuh dua telapak kaki sampai kedua mata kaki
  6. Tertib.
Beberapa sunat wudhu'
1. Membaca "Bismillah" pada permulaan wudhu'
2. Membasuh dua telapak tangan sampai pergelangan tangan sebelum berkumur-kumur
3. Berkumur-kumur
4. Memasukkan air ke hidung.
5. Menyapu seluruh kepala.
6. Menyapu kedua telinga luar dan dalam.
7. Menyilang-nyilangi jari tangan dan jari kaki
8. Mendahulukan anggota kanan daripada kiri.
9. Membasuh tiap2 anggota tiga kali
10. Berturut-turut antara anggota.
11. Jangan meminta pertolongan orang lain, kecuali jika terpaksa karena berhalangan.
12. Tidak diseka
13. Menggosok anggota wudhu agar lebih bersih.
14. Menjaga agar percikan air itu jangan kembali kebadan
15. Jangan bercakap-cakap sewaktu berwudhu
16. Bersiwak.
17. Membaca dua kalimat syahadat dan menghadap kiblat ketika wudhu'
18. Berdo'a sesudah selesai wudhu'
19. Membaca dua kalimat syahadat setelah wudhu'

Yang membatalkan wudhu'
  1. Keluar sesuatu dari dua pintu atau salah satunya, baik berupa zat atau angin.
  2. Hilang akal.
  3. Bersentuh kulit laki-laki dan kulit perempuan.
  4. Menyentuh kemaluan atau pintu dubur dengan batin telapak tangan.
Menyapu sepatu
Orang yang memakai sepatu terus menerus boleh mengusap bagian atas sepatunya saat berwudhu dengan syarat lama masanya ialah sehari semalam bagi orang yang tetap didalam negeri dan tiga hari tiga malam bagi musafir, masa tersebut terhitung dari ketika berhadas (batal wudhu) sesudah memakai sepatu.
Tidak boleh menyapu salah satu kaki dan lainnya dibasuh karena kaidah : "Apabila agama menyuruh memilih antara dua perkara, tidak boleh mengadakan cara yang ketiga".

*Syarat-syarat menyapu sepatu
  1. Kedua sepatu itu hendaklah dipakai setelah sempurna suci.
  2. Kedua sepatu itu hendaklah sepatu panjang yaitu sepatu yang menutupi bagian kaki yang wajib dibasuh.
  3. Kedua sepatu itu kuat, bisa dibawa berjalan jauh dan terbuat dari benda suci.
*Yang membatalkan menyapu sepatu
  1. Apabila keduanya atau salah satunya terbuka baik sengaja dibuka atau tidak.
  2. Habis masa yang ditentukan
  3. Apabila ia berhadas besar yang mewajibkan mandi.


Next ---'> Kitab Thaharah III
:)



Friday, January 13, 2012

Kitab Thaharah I

Kali ini saya pengen nulis tentang ilmu Agama Islam, ini terinspirasi dari temen kantor saya yaitu si Dhimas, dia sharing ke saya katanya girlfriend nya minta ditemenin cari tugas, loh knapa ga di Inet ajja, lalu dia bilang di inet kebanyakan yang repost, jadi hampir sama semua. maka dari itulah saya terinspirasi untuk memposting tentang Kitab Thaharah ini, yang diambil dari buku Fiqh.














Friday, December 16, 2011

Buah Kiwi


Ternyata buah kiwi banyak manfaatNya ya...

Buah yang berwarna coklat berbulu ini mengandung banyak vitamin, dari vitamin C yang mampu menjaga tubuh dari radikal bebas yang masuk melalui makanan dan udara, juga mampu menghindari penyakit kanker, jantung, dan obesitas (cocok buat yang ga suka gemuk :D )

Buah kiwi juga mengandung vitamin E yang manfaatnya hampir sama dengan vitamin C, bedanya vitamin E larut dalam lemak.

Buah kiwi ini berasal dari New Zealand, bentuknya cantik, enak dipandang dan juga enak dimakan cocok dijadikan hiasan kue :D
Serat pada buah kiwi dapat melancarkan pencernaan, membantu mengurangi resiko diabetes dengan mengendalikan kadar gula. Mencegah terjadinya kanker usus besar, karena seratnya mengikat racun dan membawa keluar bersama feses dan juga menurunkan kadar kolesterol :)

Buah kiwi juga dapat mencegah terjadinya asma dan batuk pada anak-anak.
Nah udah tau kan khasiat buah yang enak ini, jangan lupa dicoba ya, dijamin ketagihan deh :)
Met Mencobaaa... :)

Monday, October 10, 2011

Lirik Cinta Jangan Tinggalkan Aku


Senja disore itu
Menemani kepergianmu
Saat kau ucap kata
Tak lagi bersamaku

Oooo... uwoo...

Perih yang kurasa
Mungkin takkan pernah kau duga
Cinta yang dulu ada
Kini telah kau bawa

Reff
Cinta jangan tinggalkan aku
Karna takkan pernah ada
Cinta selain dirimu

Jika kau tinggalkan aku
Sanggupkah diriku menghapus
Sgala bayangmu oh kekasihku
Kembalilah....

Oooo.... uwoo...

Back to reff 3x

Oooo.... uwoo...


By : Ornito Band

Friday, October 7, 2011

Kokoro No Tomo

Anata kara kurushimi o
Ubaeta sono toki
Watashi nimo ikiteyuku
Yuuki nga waite kuru


Hidupku hampa tanpa dirimu
Sepi merasuk dalam jiwaku
Peluk diriku genggam tanganku
Rasakan cintaku

* Ai wa itsumo rarabai
Tabi ni tsukareta toki
Tada kokoro no tomo to
Watashi o yonde

Senyumanmu bahagiaku
Tangisanmu itu lukaku
Kan kusimpan dalam hatiku
Rasa ini takkan mati

Shisuka ni mabuta tojite
Kokoro no doa o hiraki
Watashi o tsukandara
Namida huite

** Melayang cintaku kan selalu
Temani saat engkau lelah
Karena aku ada untukmu
Sebagai teman hatimu wooo
Sebagai teman hatimu wooo
Sebagai teman hatimu wooo

repeat *, **

Karena dirimu kesedihanku
Tiada lagi ku rasakan


By : Zivilia,

Kokoro No Tomo

Thursday, September 29, 2011

Seandainya kau menjadi milikku :)



Sejak awal perkenalan kita didumai
Aku selalu memperhatikanmu
kau begitu indah bagai bintang yang menyinari malam...

waktu demi waktu kulewati
Siang dan malam kulalui
bulan demi bulan pun telah berganti
dan akhirnya kau pun memberikan sebuah alarm
:)

Tetapi alarm itu belum juga membuat jantungku berhenti berdetak dengan kencangnya...

Aku telah mengutarakan semua isi hatiku
Namun kau masih terdiam tanpa jawaban
dan ku pun hanya bisa menunggu waktu itu tiba

Seandainya kau jadi milikku, kan kujaga kau selamanya...

Seandainya kau menjadi milikku takkan pernah ku sia-sia kan waktuku bersama orang lain...