Wednesday, August 13, 2014

Jangan Mengeluh Jangan Gelisah

Part 2

Sewaktu Liqo kemarin ada yang membahas tentang ini, memang benar sering kali kita mengeluh tetang yang terjadi pada kita dan ternyata itu semua telah ada jawabannya didalam Al-Qur’an, so amazinggg khaaannn… untuk lebih jelasnya yukk mari kita lihat… J

Y     Kita bertanya : Apa yang aku dapat dari semua ini.?
Al-Qur’an Menjawab : “Sesungguhnya Allah telah membeli dari orang-orang mukmin, diri, harta mereka dengan memberikan syurga untuk mereka. (Surat At-Taubah : 111)

Y      Kita bertanya : Kepada Siapa Aku Berharap
          Al-Qur’an menjawab : “Cukuplah Allah bagiku, tidak ada tuhan selain Nya. Hanya kepadaNya aku bertawakal.” (Surat At-Taubah : 129)

Y      Kita bertanya : Aku Tak Tahan…!!!
          Al-Qur’an menjawab : “… dan janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya tiada berputus asa dari rahmat Allah melainkan kaum yang kafir.” (Surah Yusuf : 12)

Y      Kita bertanya : Mengapa Hati ini Tidak Tenang.?
          Al-Qur’an menjawab : (yaitu) Orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tentram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah-Lah hati menjadi tentram. (Ar-Ra’d : 28)


Sekian dulu part 2 nya… C U
Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh J

Back to Part 1

Jangan Mengeluh Jangan Gelisah

Part 1

Sewaktu Liqo kemarin ada yang membahas tentang ini, memang benar sering kali kita mengeluh tetang yang terjadi pada kita dan ternyata itu semua telah ada jawabannya didalam Al-Qur’an, so amazinggg khaaannn… untuk lebih jelasnya yukk mari kita lihat… J

Y     Kita bertanya : Mengapa aku diuji.?
Al-Qur’an Menjawab : “Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan saja mengatakan “Kami telah beriman” sedangkan mereka tidak diuji.?
Dan sesungguhnya kami telah menguji orang-orang yang sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar dan sesungguhnya dia mengetahui orang-orang yang dusta.” (Surah Al-Ankabut : 2-3)

Y      Kita bertanya : Mengapa Ujian Seberat ini.?
          Al-Qur’an menjawab : “Allah tida membebani seseorang itu melainkan sesuai dengan kesanggupannya.” (Surah Al-Baqarah : 286)

Y      Kita bertanya : Mengapa aku tidak mendapatkan yang aku inginkan.?
          Al-Qur’an menjawab : Boleh jadi kamu amat membenci sesuatu padahal ia amat baik bagimu dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu padahal ia amat buruk bagimu, Allah mengetahui sedang kamu tidak mengetahui.” (Surat Al-Baqarah : 216)

Y      Kita bertanya : Mengapa aku merasa frustasi.?
          Al-Qur’an menjawab : Janganlah kamu bersikap lemah dan jangan pula kamu bersedih hati padahal kamulah orang-orang yang paling tinggi derajadnya, jika kamu orang-orang yang beriman.” (Surah Al-Imran : 139)

Y      Kita bertanya : Bagaimana aku harus menghadapinya.?
          Al-Qur’an menjawab : “Dan mintalah pertolongan kepada Allah dengan jalan sabar dan mengerjakan shalat, dan sesungguhnya shalat itu amatlah berat kecuali kepada orang-orang yang khusu’.”


Sekian dulu, part 2 nya dilanjutin besok yaaa… C U
Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh J


Go to Part 2 --->

Sunday, June 15, 2014

ABU BAKAR ASH-SHIDDIQ

Abu Bakar Ash-Shiddiq adalah salah satu sahabat Nabi ia lahir dari seorang ayah yang bernama Utsman bin Amir bin Amr, dengan julukan Abu Quhafah. Ayahnya masuk islam saat pembukaan kota Mekah. Sedangkan Ibunda Abu Bakar adalah Salma Binti Shakhr bin Amr bin Ka’ab bin Sa’ad bin Ta’im, beliau mendapat julukan Ummul Khair. Para ulama sepakat bahwa Abu Bakar dilahirkan setelah tahun gajah, namun mereka berbeda pendapat mengenai kapan tepatnya setelah tahun Gajah tersebut. Ada yang mengatakan tiga tahun setelah itu, sebagian mengatakan dua tahun lebih enam bulan dan sebagian lagi mengatakan dua tahun lebih beberapa bulan tapi tidak memastikan berapa bulan.
Ciri-ciri fisik Abu Bakar adalah berkulit putih dan berperawakan kurus (menurut Qais bin Abi Hazim), sedangkan menurut para ahli sejarah Abu Bakar berkulit putih agak kecoklatan, postur tubuhnya bagus, kurus dan kedua pipinya tirus, sedikit bungkuk punggungnya, wajahnya kurus, kedua matanya cekung, hidungnya mancung, kedua betisnya kecil dan pahanya keras, dahinya menonjol, ruas jemarinya datar dan ia biasa mewarnai jenggot atau ubannya menggunakan inai dan daun indigo.
Nama Abu Bakar yang sebenarnya adalah Abdullah bin Utsman bin Amr bin Ka’ab bin Sa’ad bin Taim bin Murrah bin Ka’ab bin Lu’ai bin Ghalib Al-Qurasyiy At-Taimiy, ia mendapat julukan abu Bakar yang berasal dari kata al-bikrul yang berarti unta muda. Bentuk plural nya adalah Bakharah dan Abkur. Orang-orang Arab menamai Abu Bakar karena ia adalah seorang ayah dari suatu kabilah yang besar.

Gelar-Gelar Abu Bakar As-Shiddiq
*             Al-Atiq : Dalam riwayat Aisyah, ia menuturkan “Abu Bakar pernah menemui Rasulullah SAW, lalu beliau berkata “Bergembiralah, karena engkau adalah orang yang dibebaskan Allah dari api neraka.””. sedangkan menurut para ahli sejarah adalah : Karena ketampanan wajahnya, ada yang mengatakan karena beliau orang pertama yang merengkuh kebaikan, ada yang mengatakan karena wajahnya yang mulia, ada yang mengatakan ibunda Abu Bakar setiap mendapatkan kelahiran, anaknya selalu meninggal, ketika melahirkan Abu Bakar ia membawanya ke Ka’bah, dan berkata “Ya Allah ini adalah bayi yang engkau bebaskan dari kematian, maka anugerahkan dia untukku.
*             Ash-Shiddiq : Gelar ini diberikan Rasulullah SAW kepada Abu Bakar karena ia sangat percaya terhadap berita dari Nabi SAW, senantiasa jujur dan tidak pernah muncul darinya suatu kepalsuan. Abu Bakar mempercayai bahwa Rasulullah di Isra’ kan ke Masjidil Aqsha dan di Mi’rajkan ke Baitul Maqdis pada malam hari dan sebelum datang waktu subuh iya telah kembali.
*             Ash-Shahib : (QS : At-Tawbah : 40) “ Jika kalian tidak menolongnya (Muhammad), sesungguhnya Allah telah menolongnya (yaitu) ketika orang-orang kafir (musyrikin Mekkah) mengeluarkannya (dari Mekkah), sedangkan dia salah seorang dari dua orang ketika keduanya berada dalam gua, ketika dia berkata kepada temannya berada dalam gua, ketika dia berkata kepada temannya, “Janganlah kamu berduka cita, sesungguhnya Allah bersama kita”.  Maka Allah menurunkan ketenangan-Nya kepada (Muhammad) dan membantunya dengan tentara yang kamu tidak melihatnya dan Al-Qur’an menjadikan orang-orang kafir itulah yang rendah sedangkan kalimat Allah itulah yang tinggi. Allah maha perkasa lagi maha bijaksana.” Para ulama sepakat “teman” yang dimaksud dalam ayat ini adalah Abu Bakar, hadits-hadits yang menunjukkan bahwa saat itu beliau bersama Abu Bakar didalam gua sangat banyak dan populer dan tidak ada yang menyertai beliau dalam kondisi istimewa tersebut selain dia.
*             Al-Awwah : Gelar yang menunjukkan rasa takut oleh kelemahan diri di hadapan Allah, hati yang bergetar, dan takut yang timbul karena kebesaran-Nya.

Istri dan anak Abu Bakar
Abu Bakar menikahi 4 orang wanita dan melahirkan tiga orang anak laki-laki dan tiga orang anak perempuan. Istri-istrinya adalah :
*             Qatilah binti Abdul Uzza bin As’ad bin Jabir bin Malik. Ada perbedaan pendapat apakah dia masuk islam atau tidak. Dia adalah Ibu dari Abdullah dan Asma’. Abu Bakar telah menceraikannya pada masa Jahiliah.
*             Ummu Ruman binti Amir bin Uwaimir. Berasal dari Bani Kinanah bin Khuzaimah. Dia ditinggal mati oleh suaminya, Al-Harits bin Sakhbarah di Mekkah dan setelah itu dinikahi oleh Abu Bakar. Ia masuk Islam lebih awal, berbaiat serta hijrah ke Madinah. Dia melahirkan Abdurrahman dan Aisyah dan meninggal dunia pada masa Nabi SAW di Madinah pada tahun keenam Hijrah.
*             Asma’ bin Umais bin Ma’bad bin Al-Harits. Dikenal denagan nama Ummu Abdullah, ia melahirkan seorang anak laki-laki yang bernama Muhammad.
*             Habibah binti Kharijah bin Zaid bin Abu Zuhair. Ia adalah wanita Anshar dari Bani Khazraj, ia melahirkan seorang anak yang bernama Ummu Kultsum saat Abu Bakar telah meninggal.
Anak-anak Abu Bakar adalah :
*             Abdurrahman bin Abu Bakar : Dia adalah putra Abu Bakar tertua, masuk Islam pada perjanjian Hudaibiyah dan baik keislamannya.
*             Abdullah bin Abu Bakar : Dialah yang memiliki peran besar dalam hijrah Rasulullah SAW. Pada siang hari dia berada ditengah-tengah penduduk Mekkah untuk mendengarkan berita dari mereka, sedangkan malam harinya dia menyelinap menuju gua untuk menyampaikan berita tersebut kepada Nabi SAW dan ayahnya.
*             Muhammad bin Abu Bakar : Ibunya adalah Asma’ binti Umais, dia dilahirkan pada tahun Haji Wadda’. Dia seorang pemuda Quraisy dan hidup dibawah asuhan Ali bin Abi Thalib. Pada masa akhir hidupnya  ia memerintah Mesir dan gugur disana.
*             Asma’ binti Abu Bakar : Dialah yang mendapatkan julukan Dzu Nithaqain (Pemilik dua Ikat Pinggang). Rasulullah memberinya julukan itu karena dia menyiapkan makanan untuk Rasulullah SAW hijrah tetapi dia tidak mendapati pegikatnya, lalu dibelahnya ikat pinggangnya untuk mengikatnya.
*             Aisyah, Ummul Mukminin : dialah Ash-Shiddiqah binti Ash-Shiddiq (wanita yang benar putri laki-laki yang benar). Ia dinikahi oleh Rasulullah SAW saat berusia 6 tahun dan baru digauli saat berusia 9 tahun.
*             Ummu Kultsum binti Abu Bakar. Ibunya bernama Habibah binti Kharijah.

Abu Bakar terkenal ulung dalam beberapa hal, yaitu :
1.             Ilmu Silsilah : Abu Bakar merupakan salah seorang dari ahli ilmu silsilah atau geneologi serta cerita-cerita bangsa Arab.
2.             Perniagaan : Pada masa Jahiliah, Abu Bakar adalah seorang pedagang, ia berdagang dari kota Bashrah ke negeri Syam.
3.             Menjadi subjek keintiman dan kecenderungan hati kaumnya.
4.             Tidak pernah meminum khamer pada masa jahiliah.
5.             Tidak pernah sujud kepada berhala.

          Pada Jumadil Akhir 13 Hijriah, Khalifah Abu Bakar Ash-Shiddiq menderita sakit, semakin hari penyakit yang didertanya semakin bertambah parah, oleh karena itu ia meminta khalifah pengganti dirinya, dan terpilihlah Umar bin-Al-khaththab.
          Abu Bakar AS meninggal dunia dalam usia 63 tahun. Jasadnya dimandikan oleh sang istri yang bernama Asma’ binti Amis, sebagaimana yang telah diwasiatkan sebelum ia meninggal. Ia dimakamkan disamping makam Rasulullah SAW dimana kepalanya sejajar dengan kedua bahu Rasulullah. Ia di shalatkan langsung oleh Khalifah Umar bin Khaththab dan yang menyambut jasadnya di liang kubur adalah Umar, Utsman dan Thalhah serta Abdurrahman, putranya.
Sekian, sekilas tentang Abu Bakar Ash-Shiddiq.
J
Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Saturday, April 12, 2014

My Birthday 10 April 2014

Thursday, 10th April 2014 kemarin adalah hari kelahiranku, seperti biasa banyak yang mengucapkan via facebook, BBM, Whatsapp dan juga SMS. Tahun ini usiaku genap 26 tahun, telah lebih ¼ abad ku lewati hidup didunia ini, tapi sepertinya aku belum membahagiakan orang tua ku, masih jauh dari kata wanita sholehah..

Tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, jika sebelumnya ultah dikantor, makan bareng dikantor dikasi ucapan dan do’a, selama ± 6 tahun seperti itu terus dan tahun ini berbeda. Tahun ini aku tidaklah bekerja dikantor lagi sejak 18 Februari 2014. Sejak saat itu murni menjadi pengangguran, tapi untungnya aku ingat ada teman yang mengajak liqo’ disetiap hari jum’at, langsung saya menghubungi dia agar ada kegiatan lain, karena dirumah saja itu membuat jenuh :D Singkatnya 21 Februari 2014 itu saya langsung ikutan liqo’ di TPA Insan Madani Jambi dan diajak menjadi guru ngaji di TPA tersebut, banyak ilmu yang saya dapat disana dan juga rasa syukur.

Kadang merasa, benar kata mereka ketika kita sedang sempit (tidak mempunyai jabatan dll) orang akan meninggalkan kita, agak terasa padaku, orang-orang pada cuek tetapi tidak apa, kata Allah kalo ada yang pergi ada juga yang datang menggantikan, insyaAllah lebih baik. Benar itu, ketika mereka mulai cuek ada sahabat baru datang padaku. Dia memberikan kejutan dihari ulang tahunku J benar-benar kejutan karena tidak menyangka dia akan datang kerumah, padahal beliau gak boleh terlalu lama berada dimotor, terimakasih Murabbiku J sayang dirimu ‘cause Allah J semoga dirimu selalu dalam lindungannya, Aamiin ya Rabbal’alamin..
Beliau memberikan hadiah gambar dinding bunga sakura (kesukaan ku, jepang-jepang :D) dan tetep ada kupu-kupunya :D yupz.. beliau penyuka kupu-kupu. Kupu-kupu dapat menjadikan dia semangat dalam melakukan apapun J

Tetapi kenyataannya tidak semua orang meninggalkan diriku, Alhamdulillah ada teman sejak jaman SMA dulu masih ingat ulang tahunku, senang sekali rasanya, semoga dirimu selalu sehat wal’afiat dan bahagia ya.. walau kita sudah jarang bertemu, dalam 1 tahun belum tentu kita bisa bertemu J

Kejutan selanjutnya dari seseorang yang benar-benar tidak disangka juga, rumah beliau  jauh dari sini, dan bisa dikatakan luar kota, dia datang kerumah memberikan ucapan ultah dan memberikan kado, wow.. surprise bangettt.. karena ditahun sebelumnya dia lupa ultahku, jadi tak kirain tahun ini juga lupa, ternyata dia sengaja balas dendam dengan memberikan kado dan ucapannya dimalam hari, sama seperti waktu ultah dia dulu :D surprise bangettt dahh…

Terimakasih ya untuk sahabat-sahabat yang tidak pernah lupa pada ultahku (mau nagis ngucapinnya) semoga kalian semua selalu dalam lindungan Allah SWT, Aamiin dan mendapatkan kebahagiaan didunia dan akhirat, Aamiin..

Ucapan yang didapat

10 April 2014
Ukhuwah with love
Selamat mengingat hari lahir Ka’ Rina, selamat bermuhasabah atas 25 tahun usia yang telah terpakai dibelakang hari dan ketika memasuki usia ke 26 tahun ini semoga hari-hari kakak penuh berkah dan bermanfaat untuk agama, orang tua dan bangsa, Aamiin..
Tetap Istiqomah, Hamasah dijalan dakwah ya Ka !!!
Buat bidadari bermata jelly di syurga cemburu dengan keta’atan kakak didunia..
(QS. An-Nahl : 97)  ^_^

Ada cinta karna Allah dalam hatiku untukmu kak, semoga dihari akhir nanti kita sama-sama mendapat naungan karena termasuk yang saling mencintai karena Allah.
With love
Virda

Ucapan kedua
Assalamu’alaikum..
Dear Rina Kanata

It’s a nice feeling when you know that someone like you..
Someone thinks about you..
Someone needs you..
But it feels much better when you know that someone never ever forgets your birthday..
Allah menciptakan kamu, kemudian mewafatkan kam; dan diantara kamu ada yang dikembalikan kepada umur yang paling lemah (pikun), supaya dia tidak mengetahui lagi sesuatu pun yang pernah diketahuinya. Sesungguhnya Allah maha mengetahui lagi maha kuasa.

“HAPPY BIRTHDAY SYAFRINA”
BARAKALLAHU FI UMURIKI… (^_^)

Thursday, 10 April 2014
AKATSUKI NO GAFUR

Ini lah kebahagian dihari ulangtahunku kemarin,
Sekian
With love
~ Rina Kanata ~
 J

Sunday, March 30, 2014

Amalan – Amalan ketika Haid

Halaqoh 28 Maret 2014 ini kami membahas tentang amalan amalan ketika haid. Pembahasannya dirangkum oleh Mita Silvia, Thank You Mitaaa… J

Pada kondisi haid, muslimah diharamkan melaksanakan beberapa ibadah utama yang biasanya dijadikan andalan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Seperti Shalat, Puasa, Thawaf, I’tiqaf, Menyentuh Al-Qur’an dan melaksanakan hubungan badan bagi yang telah bersuami. Dalam kondisi tersebut emosi terasa lebih labil dari biasanya dan tak jarang dijadikan alasan untuk sengaja bermalas-malasan dan tidak menjalankan amalan ibadah lainnya. Yang sebenarnya masih bisa dilaksanakan untuk selalu mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Berikut amalan-amalan yang boleh dilakukan ketika sedang haid :
*      Berdo’a (Berdo’alah untuk tujuan apasaja)
*      Memperbanyak istighfar dan bertaubat
*      Memperbanyak zikir kepada Allah
*      Bersalawat kepada Nabi
*      Qiamullail, menghidupkan malam dengan : Bermunajat, Bertafakur, Berzikir, Bertahlil, Bertahmid, Bertasbih, dsb.
*      Memuhasabah
*      Membaca zikir Asmaul Husna
*      Membaca buku, risalah Agama
*      Mengulangi surah surah yang biasa diamalkan
*      Mengkaji dan memahami terjemahan Al-Qur’an
*      “Tolabul Ilmi” (Menambah Ilmu Pengetahuan)
*      Membaca Al-Ma’surat (niatkan untuk berzikir)
*      Mendengarkan ceramah melalui TV, DVD, Youtube, dsb.
*      Mendengar bacaan Al-Qur’an dari Qori dan Qoriah yang baik
*      Menghadiri / mendengar majelis majelis ilmu
*      Membasuh pakaian beribadah seperti mukena dan sajadah
*      Membantu mencuci peralatan shalat di surau dan masjid
*      Bersabar dan menjaga tutur kata serta kebersihan diri
*      Membantu suami / keluarga
*      Melaksanakan urusan rumah dan keluarga
*      Menyediakan makanan untuk orang bersahur
*      Memberi makan orang yang berpuasa
*      Melakukan kerja-kerja rumah
*      Berbakti kepada orang tua
*      Perbanyak infak dan sedekah
*      Melakukan perbincangan ilmiah
*      Menajalankan kerja-kerja dakwah
*      Belajar dan bekerja dengan sabar dan tekun
*      Menjalin dan mempererat tali silaturahmi
*      Melafazkan ucapan takbir ketika hari raya
*      Menghadiri shalat hari raya (Idul Fitri & Idul Adha)
*      Mengerjakan segala ibadah haji dan umroh kecuali tawaf dan shalat.

Ketika membaca dan menghafal surah surah, berdo’a, istighfar dan zikir yang diambil dari Al-Qur’an hendaklah dibaca dengan niat untuk berdo’a, berzikir dan beristiqfar bukan dengan niat membaca Al-Qur’an.
Jadi dengan kata lain dalam kondisi haid pun para muslimah masih tetap bisa menjaga kondisi keimanannya dengan sebaik mungkin dapat meningkatkan kualitas amalan ibadah menjadi lebih baik lagi. Mengenyahkan segala bisikan syaitan, hawa nafsu, rasa malas dan keenggan-engganan untuk tetap menjaga kondisi jiwa dan raga agar tetap pada koridornya. Intinya sederhana, pandang menstruasi (haid) sebagai salah satu fasilitas yang Allah berikan untuk bersyukur dan untuk mengukur seberapa dalam cinta kita kepada-Nya dan disinilah kita dapat melihat seberapa besar kekuatan seorang muslimah untuk menjaga emosi dan perasaannya, menjaganya dari amarah dan ketidak stabilan emosi.
Masa menstruasi memang masa yang sangat rentan namun disanalah diukur kekuatan seorang muslimah untuk tetap berpegang teguh pada agama Allah, tinggal bagaimana dengan kitanya sendiri, mau atau tidak melakukannya.

Sekiaaannn… J